ilustrasi #1 Seorang siswi SMA sedang hang-out bersama teman-teman sepermainannya. Tanpa ia sadari, waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Ia segera meminta diantarkan pulang oleh pacarnya. Sesampainya di rumah, ia melihat rumah telah dipenuhi dengan bermacam-macam sendal, kereta, mobil, dan suara tangisan. Tanpa berpikir panjang, ia langsung turun dari sepeda motor ninja itu dan langsung berlari masuk ke dalam rumahnya. Ia menangis dan tak percaya ternyata ibunya telah meninggal dunia. Ia berjalan dengan pucat menemui pacarnya dan menceritakan semuanya. Sang pacar hanya mengelus kepalanya dan berkata, "Sudahlah, tak ada gunanya lagi kau tangisi ibumu. Kau hanya membuang tenagamu yang tak bisa membangunkan ibumu kembali. Toh, ia sudah pergi kesisi-Nya dan kini kita hanya bisa berdoa..". Siswi tersebut hanya terdiam. Sejenak ia melipat tangannya dan berdoa, mendoakan ibunya hingga menangis lebih kencang lagi, "Sudahlah. Daripada kau menangis terus, dan wajahmu tampak semakin suram, ayolah, ikut aku, kita akan menghilangkan stressmu dengan berjalan malam ini, sampai kau puas". Ia kemudian membawa siswi tersebut berkeliling kota dan mengajak teman-temannya yang lain untuk bersenang-senang hingga larut malam.
.
ilustrasi #2
Sepasang kekasih, Ani dan Reza, masih menjalin hubungan sekitar 3 bulan. Tetapi, perilaku Reza semakin lama semakin aneh. Ani sering dicuekin ketika ngomong hanya karena Reza keasyikkan sms-an. Suatu hari, mereka berjalan-jalan sekedar menikmati indahnya sore hari di pinggir pantai. Ani berjalan pelan dan merasakan lembutnya pasir pantai, sedangkan Reza sibuk dengan handphonenya. Ani merasa diduakan dengan orang yang sedang menjadi teman sms-an Reza. Semakin lama, langkah Ani semakin cepat dan ia lebih sering mengantuk-antukkan kakinya di atas pasir putih tersebut. Ani berhenti dan berkata, "Za, kamu bisa nggak berhenti ngetik-ngetik. Daritadi aku liatin, kamu sibuk sendiri aja, nggak jelas. Yang pacar kamu, aku atau HP kamu sih?". Reza hanya mengeryit dan dengan simplenya ia berkata, "Ya udah sorry, kamu mau bilang apa?", Ani diam, dan menggigit-gigit bibirnya, "Za, kamu udah terlalu sering giniin aku, dan sekarang kamu tinggal bilang sorry, gampang banget lo!". Reza menatap Ani dengan penuh harap ia akan berhenti mengoceh dan melanjutkan jalan sore ini, "Za, mungkin udah saatnya kita putus. 3 bulan masa suramku bersamamu, membuat aku semakin stress dan tidak berguna". Reza berusaha menarik dan menyakinkan Ani. Tetapi semuanya sia-sia. Dia pergi dan pulang dengan marah sambil menangis kecil. Dia berdoa kepada Tuhan agar dikuatkan menjalani hidup lebih baru lagi tanpa Reza.
.
Mungkin, ilustrasi pertama membuat kau merasa, seandainya aku punya pacar seperti dia, yang masih dekat dengan Tuhan sehingga mau menyuruhmu untuk berdoa dan yang pengertian berniat untuk menghilangkan kesedihanmu. Tetapi, pikirkan kembali apa yang telah ia lakukan kepadamu. Dengan kata lain, ia hanya ingin mengelabuimu dengan cara halus. Ia bukan pengertian kepadamu, dengan mengelus kepalamu dan menyuruhmu untuk berdoa kepada Tuhan, tetapi hanya ingin menarik hatimu agar mau mengikutnya mengelilingi dunia malam yang ia jalani.
.
Untuk ilustrasi kedua, kau mugkin sudah sering mendengar kisah-kisah seperti ini. Mungkin, kau akan merasa romantis ketika pacarmu mengajakmu berjalan dan menikmati indahnya sore hari di tepi pantai. Tetapi, coba perhatikan gerak-gerik pacarmu yang akan membuatmu jengkel tak karuan. Mungkin, ini terasa kekanak-anakan jika alasan diputuskan hanya karena dicuekin. Tapi jangan anggap ini sepele. Lebih condong bersms-an dibandingkan memerhatikan pacar adalah hal yang perlu dicurigai dan jangan takut untuk memutuskannya.
.
Sabtu, 30 Juni 2012
Minggu, 27 Mei 2012
HIKAYAT ABU NAWAS DAN LELAKI KIKIR
Di suatu masa hidup seorang laki-laki yang punya sifat kikir
(pelit). Ia mempunyai sebuah rumah yang cukup besar.didalam rumah itu dia tinggal
bersama seorang istri dan 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Laki-laki ini
merasa rumahnya sudah sangat sempit dengan keberadaannya dan keluarganya.
Namun, untuk memperluas rumahnya, sang lelaki merasa sayang untuk mengeluarkan
uang.ia putar otak bagaimana caranya agar ia bisa memperluas rumahnya tanpa
mengeluarkan banyak. Akhirnya, ia mendatangi Abu Nawas, seorang cerdik
dikampungnya. Pergilah ia menuju rumah Abu Nawas.
Si lelaki : "Salam hai Abu Nawas,semoga engkau selamat sejahtera."
Abu Nawas : "Salam juga untukmu hai orang asing, ada apa gerangan kamu mendatangi kediamanku yang reot ini ?"
Si lelaki lalu menceritakan masalah yang ia hadapi. Abu Nawas mendengar dengan seksama. Setelah Si lelaki selesai bercerita, Abu Nawas tampak tepekur sesaat, tersenyum, lalu ia berkata :
"Hai fulan, jika kamu menghendaki kediaman yang lebih luas, belilah sepasang ayam, jantan dan betina, lalu buatkan kandang didalam rumahmu. 3 hari lagi kau lapor padaku bagaimana keadaan rumahmu."
Si lelaki bingung, apa hubungannya ayam dengan luas rumah, tapi ia tak membantah. Sepulang dari rumah Abu Nawas, ia membeli sepasang ayam, lalu membuatkan kandang untuk ayamnya didalam rumah.
3 hari kemudian, ia kembali kekediaman Abu Nawas, dengan wajah berkerut.
Abu Nawas : "Bagaimana fulan, sudah bertambah luaskah kediamanmu?"
Si lelaki : "boro boro ya abu, apa kamu yakin idemu ini tidak salah? rumahku tambah kacau dengan adanya kedua ekor ayam itu. Mereka membuat keributan dan kotorannya berbau tak sedap."
Abu Nawas : "( sambil tersenyum ) kalau begitu tambahkan sepasang bebek dan buatkan kandang didalam rumahmu, lalu kembali 3 hari lagi."
Si lelaki terperanjat. Kemarin ayam sekarang bebek, memangnya rumahnya peternakan? atau si cerdik Abu Nawas ini sedang kumat jahilnya? namun seperti pertama kali, ia tak berani membantah, karena ingat reputasi Abu Nawas yang selalu berhasil memecahkan berbagai masalah. Pergilah ia ke pasar, dibelinya sepasang bebek, lalu dibuatkannya kandang didalam rumahnya. Setelah 3 hari ia kembali menemuai Abu Nawas.
Abu Nawas : "bagaimana fulan, kediamanmu sedah mulai terasa luas atau belum ?"
Si lelaki : "aduh abu, ampun, jangan kau menegerjai aku.saat ini adalah saat paling parah selama aku tinggal dirumah itu.rumahku sekarang sangat mirip pasar unggas, sempit, padat, dan baunya bukan main."
Abu Nawas : "waah, bagus kalau begitu.tambahkan seekor kambing lagi.buatkan ia kandang didalam rumahmu juga.lalu kembali kesini 3 hari lagi."
Si lelaki : "apa kau sudah gila abu ? kemarin ayam, bebek dan sekarang kambing.apa tidak ada cara lain yang lebih normal?"
Abu Nawas : "lakukan saja, jangan membantah."
Lelaki itu tertunduk lesu, bagaimanapun juga yang memberi ide adalah Abu Nawas, si cerdik pandai yang tersohor. Maka dengan pasrah pergilah ia ke pasar dan membeli seekor kambing, lalu ia membuatkan kandang didalam rumahnya.
3 hari kemudian dia kembali menemui Abu Nawas
Abu Nawas : "bagaimana fulan ? sudah membesarkah kediamanmu ?"
Si lelaki : "rumahku sekarang benar2 sudah jadi neraka. Istriku mengomel sepanjang hari, anak-anak menangis, semua hewan2 berkotek dan mengembik, bau, panas, sumpek, betul-betul parah ya abu. tolong aku abu, jangan suruh aku beli sapi dan mengandangkannya dirumahku, aku tak sanggup ya abu."
Abu Nawas : "baiklah, kalau begitu, pulanglah kamu, lalu juallah kambingmu kepasar, besok kau kembali untuk menceritakan keadaan rumahmu."
Si lelaki pulang sambil bertanya-tanya dalam hatinya, kemarin disuruh beli, sekarang disuruh jual, apa maunya si Abu Nawas. Namun, ia tetap menjual kambingnya kepasar. Keesokan harinya ia kembali kerumah Abu Nawas.
Abu Nawas : "bagaimana kondisi rumahmu hari ini ?"
Si lelaki :"yah,lumayan lah abu, paling tidak bau dari kambing dan suara embikannya yang berisik sudah tak kudengar lagi."
Abu Nawas : "kalau begitu juallah bebek-bebekmu hari ini, besok kau kembali kemari"
Si lelaki pulang kerumahnya dan menjual bebek-bebeknya kepasar. Esok harinya ia kembali kerumah Abu Nawas
Abu Nawas : "jadi,bagaimana kondisi rumahmu hari ini?"
Si lelaki : "syukurlah abu, dengan perginya bebek-bebek itu, rumahku jadi jauh lebih tenang dan tidak terlalu sumpek dan bau lagi. Anak-anakku juga sudah mulai berhenti menangis."
Abu Nawas.bagus."kini juallah ayam-ayammu kepasar dan kembali besok "
Si lelaki pulang dan menjual ayam-ayamnya kepasar. Keesokan harinya ia kembali dengan wajah yang berseri-seri kerumah Abu Nawas
Abu Nawas : "kulihat wajahmu cerah hai fulan, bagaimana kondisi rumahmu saat ini?"
Si lelaki :"alhamdulillah ya abu, sekarang rasanya rumahku sangat lega karena ayam dan kandangnya sudah tidak ada. Kini istriku sudah tidak marah-marah lagi, anak-anakku juga sudah tidak rewel."
Abu Nawas : "(sambil tersenyum) nah nah, kau lihat kan, sekarang rumahmu sudah menjadi luas padahal kau tidak menambah bangunan apapun atau memperluas tanah banguanmu.sesungguhnya rumahmu itu cukup luas, hanya hatimu sempit sehingga kau tak melihat betapa luasnya rumahmu. Mulai sekarang kau harus lebih banyak bersyukur karena masih banyak orang yang rumahnya lebih sempit darimu. Sekarang pulanglah kamu, dan atur rumah tanggamu, dan banyak-banyaklah bersyukur atas apa yang dirizkikan tuhan padamu, dan jangan banyak mengeluh."
Si lelaki pun termenung sadar atas segala kekeliruannya, ia terpana akan kecendikiaan sang tokoh dan mengucap terima kasih pada Abu Nawas...
Si lelaki : "Salam hai Abu Nawas,semoga engkau selamat sejahtera."
Abu Nawas : "Salam juga untukmu hai orang asing, ada apa gerangan kamu mendatangi kediamanku yang reot ini ?"
Si lelaki lalu menceritakan masalah yang ia hadapi. Abu Nawas mendengar dengan seksama. Setelah Si lelaki selesai bercerita, Abu Nawas tampak tepekur sesaat, tersenyum, lalu ia berkata :
"Hai fulan, jika kamu menghendaki kediaman yang lebih luas, belilah sepasang ayam, jantan dan betina, lalu buatkan kandang didalam rumahmu. 3 hari lagi kau lapor padaku bagaimana keadaan rumahmu."
Si lelaki bingung, apa hubungannya ayam dengan luas rumah, tapi ia tak membantah. Sepulang dari rumah Abu Nawas, ia membeli sepasang ayam, lalu membuatkan kandang untuk ayamnya didalam rumah.
3 hari kemudian, ia kembali kekediaman Abu Nawas, dengan wajah berkerut.
Abu Nawas : "Bagaimana fulan, sudah bertambah luaskah kediamanmu?"
Si lelaki : "boro boro ya abu, apa kamu yakin idemu ini tidak salah? rumahku tambah kacau dengan adanya kedua ekor ayam itu. Mereka membuat keributan dan kotorannya berbau tak sedap."
Abu Nawas : "( sambil tersenyum ) kalau begitu tambahkan sepasang bebek dan buatkan kandang didalam rumahmu, lalu kembali 3 hari lagi."
Si lelaki terperanjat. Kemarin ayam sekarang bebek, memangnya rumahnya peternakan? atau si cerdik Abu Nawas ini sedang kumat jahilnya? namun seperti pertama kali, ia tak berani membantah, karena ingat reputasi Abu Nawas yang selalu berhasil memecahkan berbagai masalah. Pergilah ia ke pasar, dibelinya sepasang bebek, lalu dibuatkannya kandang didalam rumahnya. Setelah 3 hari ia kembali menemuai Abu Nawas.
Abu Nawas : "bagaimana fulan, kediamanmu sedah mulai terasa luas atau belum ?"
Si lelaki : "aduh abu, ampun, jangan kau menegerjai aku.saat ini adalah saat paling parah selama aku tinggal dirumah itu.rumahku sekarang sangat mirip pasar unggas, sempit, padat, dan baunya bukan main."
Abu Nawas : "waah, bagus kalau begitu.tambahkan seekor kambing lagi.buatkan ia kandang didalam rumahmu juga.lalu kembali kesini 3 hari lagi."
Si lelaki : "apa kau sudah gila abu ? kemarin ayam, bebek dan sekarang kambing.apa tidak ada cara lain yang lebih normal?"
Abu Nawas : "lakukan saja, jangan membantah."
Lelaki itu tertunduk lesu, bagaimanapun juga yang memberi ide adalah Abu Nawas, si cerdik pandai yang tersohor. Maka dengan pasrah pergilah ia ke pasar dan membeli seekor kambing, lalu ia membuatkan kandang didalam rumahnya.
3 hari kemudian dia kembali menemui Abu Nawas
Abu Nawas : "bagaimana fulan ? sudah membesarkah kediamanmu ?"
Si lelaki : "rumahku sekarang benar2 sudah jadi neraka. Istriku mengomel sepanjang hari, anak-anak menangis, semua hewan2 berkotek dan mengembik, bau, panas, sumpek, betul-betul parah ya abu. tolong aku abu, jangan suruh aku beli sapi dan mengandangkannya dirumahku, aku tak sanggup ya abu."
Abu Nawas : "baiklah, kalau begitu, pulanglah kamu, lalu juallah kambingmu kepasar, besok kau kembali untuk menceritakan keadaan rumahmu."
Si lelaki pulang sambil bertanya-tanya dalam hatinya, kemarin disuruh beli, sekarang disuruh jual, apa maunya si Abu Nawas. Namun, ia tetap menjual kambingnya kepasar. Keesokan harinya ia kembali kerumah Abu Nawas.
Abu Nawas : "bagaimana kondisi rumahmu hari ini ?"
Si lelaki :"yah,lumayan lah abu, paling tidak bau dari kambing dan suara embikannya yang berisik sudah tak kudengar lagi."
Abu Nawas : "kalau begitu juallah bebek-bebekmu hari ini, besok kau kembali kemari"
Si lelaki pulang kerumahnya dan menjual bebek-bebeknya kepasar. Esok harinya ia kembali kerumah Abu Nawas
Abu Nawas : "jadi,bagaimana kondisi rumahmu hari ini?"
Si lelaki : "syukurlah abu, dengan perginya bebek-bebek itu, rumahku jadi jauh lebih tenang dan tidak terlalu sumpek dan bau lagi. Anak-anakku juga sudah mulai berhenti menangis."
Abu Nawas.bagus."kini juallah ayam-ayammu kepasar dan kembali besok "
Si lelaki pulang dan menjual ayam-ayamnya kepasar. Keesokan harinya ia kembali dengan wajah yang berseri-seri kerumah Abu Nawas
Abu Nawas : "kulihat wajahmu cerah hai fulan, bagaimana kondisi rumahmu saat ini?"
Si lelaki :"alhamdulillah ya abu, sekarang rasanya rumahku sangat lega karena ayam dan kandangnya sudah tidak ada. Kini istriku sudah tidak marah-marah lagi, anak-anakku juga sudah tidak rewel."
Abu Nawas : "(sambil tersenyum) nah nah, kau lihat kan, sekarang rumahmu sudah menjadi luas padahal kau tidak menambah bangunan apapun atau memperluas tanah banguanmu.sesungguhnya rumahmu itu cukup luas, hanya hatimu sempit sehingga kau tak melihat betapa luasnya rumahmu. Mulai sekarang kau harus lebih banyak bersyukur karena masih banyak orang yang rumahnya lebih sempit darimu. Sekarang pulanglah kamu, dan atur rumah tanggamu, dan banyak-banyaklah bersyukur atas apa yang dirizkikan tuhan padamu, dan jangan banyak mengeluh."
Si lelaki pun termenung sadar atas segala kekeliruannya, ia terpana akan kecendikiaan sang tokoh dan mengucap terima kasih pada Abu Nawas...
Selasa, 17 April 2012
TENTANGKU
Apakah
kau menyangka ini tentang perjalanan hidupku? Atau kisah sekolah, rumah,
percintaan, persahabatan, atau kisah-kisah remaja yang hangat ditelingamu?
Bukan. Ini hanya sekedar curahan hati yang kuharap menjadi pelajaran berharga
bagi dikau para pembaca……
Aku bukan tipe
orang yang bisa melapkan amarah dan tangisan di depan orang lain. Setiap kali
aku berbuat salah, aku akan terdiam dan seluruh organ tubuhku seakan membatu.
Mulutku takkan bergerak cepat dan spontan seperti yang orang lain lakukan
dengan mengatakan “maaf”. Bodohnya aku, sampai banyak orang akan tersakiti
dengan kebiasaanku ini. Pada dasarnya, jika aku melakukan kesalahan, aku akan
meminta maaf bukan melalui perkataan tetapi melalui lakuanku. Aku akan
melakukan apapun pada saat itu juga agar ia mau memaafkanku dan tetap dalam
konteks kewajaran.Aku juga sering mengganggap diriku ini aneh karena selalu
berperilaku yang sepenuhnya bukan diriku. Aku sering tertawa, berlari,
tersenyum, lasak, dan apapun yang orang tau. Aku senang memiliki sifat yang
tidak terlalu kaku dan monoton dibandingkan orang lain. Tapi, tak banyak orang
yang mengerti apa yang ada di dalam hatiku ini. Terkadang, semua sifat yang kumiliki
tadi hanya menjadi kulit luarku saja. Aku sering memotivasi orang lain, tapi
aku tak bias membangkitkan diriku sendiri dari keterpurukan sekalipun. Aku
dapat mengerti orang lain, tapi aku sulit mengenali apa yang kubutuhkan untuk
diriku sendiri. Aku selalu berusaha jujur dan tak ingin berlaku salah. Aku
kira, semua manusia memiliki keinginan yang sama seperti diriku ini. Ku
aplikasikan ini ketika aku SMP, seperti tidak bertanya pada saat ujian atau aku
tak berani melihat contekan. Tapi dunia ini selau bentangkan beribu jalan
kepada ku agar aku dapat leluasa melakukannya. Aku memang tidak mencontek saat
ujian tapi aku selalu dicobai dengan memberikan jawabanku kepada temanku.
Sehingga dunia menawarkan aku dengan tangan terbuka untuk membayar kebaikanku dengan
bertanya kepadanya. Kebaikan?? Butuh 7 x pikir panjang sebenarnya menyatakan
yang kulakukan barusan adalah sebuah kebaikan. Sampai saat ini, ku rata-ratakan
aku berhasil menyoretkan jawabanku dikertas perangku itu dengan pemikiranku
sendiri. Tapi, aku juga manusia biasa yang menginginkan sebuah nilai baik
paling tidak mencukupi. Aku iri dengan hasil oirang lain yang bagus bahkan
bukan dengan otaknya sendiri. Kondisi inilah yang terkadang membuatku bingung
atas pilihanku untuk tetap bertahan jujur. Sampaiaku berpikir, “Jujur atau sok
jujur”. Aku ingin membuka mulutku dan mengikuti jejak teman-temanku yang mulai
berbisik seperti suara lebah yang memenuhi otakku.
Dulu aku punya
teman yang mau menemaniku walaupun aku dalam keadaan mendung. Dia akan dating
dan memelukku. Lalu dia akanmemotivasiku dan kembali membangkitkanku dengan
mengajakku kembali focus belajar. Tapi, dia mengajakku sesuai kehendaknya,
entah kemana, dan untuk apa yang terkadang membuat aku kesal dan menyesali
kedekatanku kepadanya. Tapi apa?? Aku tak pernah sekalipun membantah ajakannya.
Benar-benar tak punya pendirian dalam memilih. Dunia sering sekali menyempitkan
aku dengan menjejerkan banyak pilihan. Berbagai rasa, wujud, warna, dan aku
selalu bingung memilihnya. Membuat aku selalu tercekat didalam tawaran-tawaran
itu. Dunia memang memberikan hal positif kepadaku. Tapi dilain waktu, mereka
ingin memberikan hal negative kepadaku.
Saat SMP, gayaku
sangat berbeda dengan diriku yang saat ini. Gelang tali gelap yang berjejer
mengelilingi pergelangan tanganku, kalung yang bertali-tali hitam bermatakan
lingkaran dengan corak yang tak bermakna, tas sandang yang selalu kusilangkan
ditubuhku, celana jeans panjang, topi, jacket abu-abu, sandal bertaliku,dan
rambut yang berikat 1.Bahkan sampai saat ini aku masih mengingat betul diriku
yang dulu. Jika dipikir-pikir, kini hidupku sudah berubah ±180
dari yang sebelumnya. Memakai baju kemeja,
memasukkannya kedalam celana, memaki tali pinggang dengan rapi, memakai sandal
bertali, celana longgar, dan aku telah meninggalkan sebagian dari garis
hidupku.
Terkadang
aku berpikir, bahwa sifatku yang sulit menolak apa yang orang minta kepadaku,
menjadi sebab-akibat pertemananku dengan mereka. Mereka seakan memiliki maksud
tertentu dengan mendekatiku. Hah, pemikiran macam apa yang kumiliki ini?? Kata
”tidak” seakan menjadi musuh bebuyutanku sejak aku bersekolah. Mengikuti apa
yang temanku lakukan. Dan penyesalan akan dating terlambat. Aku tak suka keluar
rumah karena aku sudah terbentuk dalam keluarga ini sebagai anak rumahan. Lama
tak dibelikan HP membuat teman-teman mendesakkau untuk memiliki alat elektronik
yang memacu dosa tak terdefenisi itu. Aku baru mendapatkannya ketika aku sudah
memilih sekolah SMAku dan itu sudah berada pan puncak masa-masa SMPku disaatorang
lain telah menjangkau dunia yang sangat luas dibandingkan aku. Berita buruknya
kalau mengenai pemakaiannya, aku masuk ke Asrama Yayasan Soposurung Balige yang
tidak memperkenankan siswa/I nya untuk membawa HP tersebut. Terhitung, tak
bulat 1 tahun pun aku memakainyasetelah pembelian HP tersebut. Aku juga tidak
tau mengendarai sepeda motor hingga saat ini. Membuat aku seakan menjadi
manusia terkuno di tengah bumi yang bulat lonjong ini. Aku selalu menumpang
dengan sepeda motor orang lain. Ketika itu aku sudah dikelas 3 SMP dan mereka
mengajakku pergi sepulang acara kebaktian malam sabtu. Sesaat aku terdiam dan
seakan tak punya pilihan lain dan menjawab dengan kata “ya”. Pada saat itu
mereka membawaku melayang menjelajahi gelapnya malam yang diterangi dengan
lampu jalanan. Tanpa ku sadari, aku telah menjadi seorang anak bayi yang
dibonceng olah orang tua semuku yang hanya bias tertawa menikmati suasana.
Mereka seolah-olah melindungiku diatas sepeda motor itu dengan tak membiarkanku
pergi membawa sepeda motor itu.
Aku
merupakan orang yang mencintai keluargaku karena ternyata merekalah yang
menjadi sahabat setiaku didunia ini. Mereka menemaniku makan, belajar, mereka
mengajarkan aku yang kini menjadi tempat pelampiasanku ketika aku sedih ataupun
senang. Setiap ku petik senar-senar yang berbaris sambil duduk memeluknya
diatas pangkuanku, seakan pikiranku sedang menari-nari diatas putaran roda
dunia yang membuat aku tenang bersamanya. Aku menyayangi ketiga adik
laki-lakiku dan kedua orang tuaku karena mereka membangun dan membentuk imanku.
Aku menyayangi dan mencintai sepenuhnya mereka dan tak ingin berpisah
dengannya. Walaupun aku sedikit menyebalkan tapi rumahku cukup terbantu dengan
keberadaanku. Membereskan rumah, menyuap adekku, membantu di dapur, membantu bertukang,
bertanam, bercangkul, dan memaku, menjadi keharusanku dalam membantu
orang-orang dirumahku ini. Pada akhirnya aku mengetahui bahwa ternyata aku
sosok kedua bukan yang pertama. Aku sangat merindukan kehadiran kakak atau
abang bahkan adik perempuan.
SMA
yang kurasakan berbeda dengan SMA yang dirasakan orang lain. Karena aku sangat
menikmatinya bukan karenamemiliiki seorang pacar seperti yang dirasakan oleh
orang lain pada umumnya. Merasakan cinta kepada lawan jenis menjadi tolak ukur
kebahagiaan hidup masa SMA. Ya, aku memang merasakan cinta itu tapi tidak
menggunakan standard remaja lainnya. Aku merasakan cinta kasih ditempatku yang
baru ini. Aku memiliki kakak yang paling kukasihi dan puluhan lainnya yang ada
disekitarku. Aku memiliki abang yang menaungiku dan puluhan lainnya di
lingkunganku. Aku memiliki saudara perempuan yang sangat aku kasihi karena aku
merasa memiliki sosok keluarga terdekat setelah aku jauhdari rumahku. Aku
memilki sahabat-sahabat yang sangat ku kasihi keberadaannya dan mengasihiku apa
adanya walaupun aku tau aka nada rasa benci, iri, bosan, marah, dan sebagainya
yang harus siap sedia ku terima kenyataannya. Aku merasa sedikit bahagia dan
merasa penuh ketika kekosongan hatiku telah dipenuhi tawa dan hiburan dari
sahabat yang kini kumiliki. Yang hidup bersama dan seiringan di dalam 1 ruang yang
menyatukan satu sama lain. Satu angkatan, kumiliki, kugenggam, dan tak
kulepaskan sampai kapanpun.
Aku
merasa bersyukur atas hidup yang Tuhan berikan kepadaku. Ap yang telah kudapat
dan kurasakan benar-benar rencana terindah yang kumiliki. Dia menempatkan aku
dalm keluarga ini.Dia memberikan aku kekuatan setiap kali aku tersandung dan
terjatuh. Dia seakan hadir menemaniku saat sendirian, bimbang, stress, dan
hancur. Dia benar-benar menjadi tempat sandaran terbaikku walaupun aku berada
dikamar kosong tak berarti ini. Diasiap membukakan tangan-Nya ketika aku dan
semua umat manusia meminta pertolongan-Nya. Banyak yang telah Ia lakukan
kepadaku hingga aku tak bias menuliskan dan mendaftarkan apa yang telah
kulewati bersama-Nya. Aku selalu menaikkan pujian kepada-Nya dan melepaskan doa
dan keinginanku kepada-Nya. Aku sangat ingin bertemudengan-Nya, memeluk, dan
tertawa bersama-nya. Merasakan kesegaran jiwa dan abadi karena aku benar-benar
berbahagia hidup didalam naungan-Nya.
Semua
orang memiliki masalahnya yang berbeda. Dan dosa takkan pernah pergi dari hidup
kita sejauh apapun engkau pergi melangkah menelusuri dunia ini hingga ke
pelosok sekalipun. Aku telah menyadari bahwa kelemahanku terbentukoleh diriku
sendiri. Tanpa kau sangka-sangka semua akan terungkapdan berubah seiring
berjalannya waktu bersamamu. Kau akan merasakan yang manis melebihi madu bahkan
dari sarangnya dan pahitnya hidup melebihi daun papaya bahkan yang telah engkau
kunyah sambil membayangkan bahagianya mendapat nilai 100. Kau akan merasakan
yang lebih pedas dari cabe rawit yang kau beli dipasar ataupun kau petik secara
langsung. Kau akan merasakan yang lebih segar daripada jus tomat campur wortel
yang dihidangkan bersama pecahan es yang kau teguk di pagi hari.
Kau
mungkin bias menangis keras didepan orang lain. Kau bias marah meledak-ledak
didepan orang banyak dank au bias tertawa sangat keras ditengah orang-orang.
Dan aku hanya bias melakukan 1 terakhir dari yang kusebutkan. Jangan pernah
pikirkan orang lain akan menemanimu setiap saat kau berjalan diatas aspal
bebatuan ini ataupun rumput yang berembun ini. Karena dunia ini penuh dengan
misteri yang tak dapat kau lihat kedatangannya
seakan tertutupi dengan besarnya pegunungan. Tapi, jadilah sosok yang
siap menemani orang lain dimanapun engkau berada agar engkau memilki
pengalaman-pengalaman yang menjadi garam berguna bagi hidupmu. Berdirilah di
atas telapak kakimu sendiri agar kau mengerti cara kau bertahan menopang dirimu
dari kerasnya cobaan dan tuntutan dunia serta mengerti bagaimana caramu
berusaha menerobos badai dan dosayang akan menjangkaumu.
Ku akhiri tulisan
panjangku ini diatas kertasini dengan goresan penaku ini ditemani turunnya
hujan yang kini telah berhenti diluar sana. Di dalam kamar ini, dimana cahaya
masuk melalui jendela bejerjak ini. Bersama bayangan gelap disisi kiri kananku,
duduk berselimutkan kain berbulu merah ini, dan bersandar di dinding bisu
berwarna putih ini. Kutuliskan dengan penuh arti dan kuungkapisi hatiku, semua,
diatas ranjang ini…..
By: Esra Natalia Tambunan
X-2_XXII gen_Berakhir
Tanpa jejak Fcn’ers
>.^
Sabtu, 31 Maret 2012
MATI KAMUS
LAPORAN ANALISIS NAK STRAITER
JUDUL: ORANG GILA
Awaasss...ada org gila!!!
ato
Jangan liat2, nanti kw dikejar!!
.
TUJUAN: Hadoohhh....basi amat deh, ngedenger yg kyk begituan. Tau gak, sbener'a org gila itu patut menjadi pedoman bgi qt org2 yg kgk pny tujuan yg pzti dlm idup ne... MENGAPA?????
.
TEMA: Seorang manusia memiliki akal dan pikiran untuk melakukan kehidupan secara normal dan wajar, layaknya manusia biasa pda umumnya yg qt temui di sekitar qt (ribet x klimat'a..>.^). Tetapi, kdang manusia tdk bisa mengontrol emosi, amarah, dan kesedihan yg ia miliki pd saat itu. Sehingga orang tersebut akan mengalami gangguan saraf dan menyebabkan gangguan kejiwaan atau yang sering kita sebut dengan "ORANG GILA".
.
SUBTEMA: Namun kalau dipikir2, kenapa org gila itu umumnya berumur lama dan terkadang lbih sehat fisik'a dibandingkan qt org2 normal ne....[bagian kalimat yg berhuruf miring ditujukan bgi org2 yg mw dibandingin ama org gila...SEMANGAT]. Padahal kan mereka makan2 yg dari sampah2 gitu....dan malah kebanyakan yg qt liat ntu kgk pake busana alias kgk pke pakaian alias kgk pke baju alias telanjang {halah....capek x ll yg ngomong ne}. Nah, klo gtu ne peer bwt qt2 nak STRAITER bwt menganalisis knp smua ne terjadi.
.
ALAT DAN BAHAN:
1. Mental2. Kamera
.
CARA KERJA:
PENILAIAN:
Ini hanya cerita fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, cerita, atau tempat, mohon dimaklumi jika anda ingin diakui sebagai orng normal...
>.^
Partner survei:
Ellis Panggabean
Uyun Pane
Naomi Silitonga
Awaasss...ada org gila!!!
ato
Jangan liat2, nanti kw dikejar!!
.
TUJUAN: Hadoohhh....basi amat deh, ngedenger yg kyk begituan. Tau gak, sbener'a org gila itu patut menjadi pedoman bgi qt org2 yg kgk pny tujuan yg pzti dlm idup ne... MENGAPA?????
.
TEMA: Seorang manusia memiliki akal dan pikiran untuk melakukan kehidupan secara normal dan wajar, layaknya manusia biasa pda umumnya yg qt temui di sekitar qt (ribet x klimat'a..>.^). Tetapi, kdang manusia tdk bisa mengontrol emosi, amarah, dan kesedihan yg ia miliki pd saat itu. Sehingga orang tersebut akan mengalami gangguan saraf dan menyebabkan gangguan kejiwaan atau yang sering kita sebut dengan "ORANG GILA".
.
SUBTEMA: Namun kalau dipikir2, kenapa org gila itu umumnya berumur lama dan terkadang lbih sehat fisik'a dibandingkan qt org2 normal ne....[bagian kalimat yg berhuruf miring ditujukan bgi org2 yg mw dibandingin ama org gila...SEMANGAT]. Padahal kan mereka makan2 yg dari sampah2 gitu....dan malah kebanyakan yg qt liat ntu kgk pake busana alias kgk pke pakaian alias kgk pke baju alias telanjang {halah....capek x ll yg ngomong ne}. Nah, klo gtu ne peer bwt qt2 nak STRAITER bwt menganalisis knp smua ne terjadi.
.
ALAT DAN BAHAN:
1. Mental2. Kamera
.
CARA KERJA:
- Cari org gila yg ada di sekitarmu...cari yg pling gokil ea gaya'a...wkwkwwk
- Deketin kyk elo ngedeketin gebetan...jiiaahhhh...hahahaha....rusak x
- kalo elo dh deket bgt ma tuh org, foto bedua ea...agak mesraan jg gk apa2 koq..:P
- Kalo hasil'a dah di cetak, bandingin mna yg lbh cantik ato lbh ganteng
PENILAIAN:
- Kalo gk mw jawab brarti dya yg pling keren
- Kalo jwb'a blang diri lo sndiri, berarti dya yg pling gokil
- Kalo jwb yg lain2 brarti dya yg lbh gaya
- Dan kalo kgk jwb sma skali brarti dya yg lbh ganteng/cantik
- Gak dikerjain dya dpt 4 nilai yg tdi deh
- Kgk peduli lo dipertanyakan keberadaan'a
Ini hanya cerita fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, cerita, atau tempat, mohon dimaklumi jika anda ingin diakui sebagai orng normal...
>.^
Partner survei:
Ellis Panggabean
Uyun Pane
Naomi Silitonga
Selasa, 27 Maret 2012
-Antara KAU dan DUNIA-
Pernah stress nggak???putus asa atas apa yang kau punya sekarang???
Aku dah pernah ngerasain kyk gtu. Malah bawa bencana ama ku..Gimana gak stress, gra2 rambut yg aneh, q jdi ambil jln keluar tuk gunting rmbut ndiri ampe ludes tu rambut. Gak bakalan kebayang deh, ngegunting rmbut ndiri, ambil emosi, kgk brpengalaman, dan yg pling parah ntu, pke cutter..!!!Aku bukannya mw mamerin pengalaman ini. aku cuma mw nyampein..
Dunia ini emang keras. Gak bakalan berhenti ngegenjot kita manusia2 lemah ne bwt ngelakuin dosa. Cara'a pun berbeda2 sesuai keberuntunganmu menerima'a. Kita mungkin bisa emosi. Dan kadang gk bz ketahan. Jadi meletus j gtu sesuka'a. Tapi inget, kita itu manusia. Kita jga pny hak bwt ngungkapin apa yg ada dlm isi hati qt ke dunia gmn pun cra'a. Tapi, kita ini idup brsama jlanin hari2 dgn cobaan yg berbeda2. Mungkin kmu dpt cobaan 2^2, tpi cp tw yg di dpt org laen tu 2^2^2. Kgk ada yg tau kan???Hal yg q lakukan diatas tadi dikarenakan emosi yang sudah memenuhi kepalaku sehingga brusaha untuk memperbaiki keadaan tetapi malah memperburuk suasana.
.
Positif'a kmu mw ngungkapin emosi kmu, kmu bz merasa lbih lega, akhir'a org2 itu tw klo kmu gk suka ma hal itu. Aku,sekarang, gk seheboh dulu koq. Dan kini q jlnin hari2 q yg baru. Tapi, usahakanlah yg kmu lakukan ntu beralasn dn tdk menyangkut kesehatan dan nyawa kmu. Kalo kamu ngungkapin amarah kmu lewat narkoba, itu kgk jelas dan benar2 harus dijauhi. Apalagi kalau sempat kamu berusaha untuk bunuh diri....Ya ampunnn, sadar donx sadar, hdup ne msh bnyk yg perlu kmu jlanin..
.
Pesan q:
Kalau dunia menekanmu dari sisi negativemu sehingga membuat kupingmu merah pertanda malu atau membuat kepalamu panas pertanda marah akan meletus....cepat-cepat lipat tanganmu dan berdoa kepada Tuhan supaya kw diberi kekuatan dan jalan keluar terbaik.
Truz tekan balik dunia dengan menunjukkan kelebihan2mu yg bakalan bwt dunia malu dan tercengang melihat sisi terbaik yang kau miliki..
.
Semangat ya teman bwt jalanin hari2mu
i wish you all the best, today, tomorrow, and as long as you life
>.^
Mengawinkan ikan cupang
Ikan cupang yang dipelihara untuk dibudidayakan tentu tidak lepas dari pemijahan ikan cupang. Itu bertujuan untuk mengembangbiakkan ikan cupang dan sekaligus membantu mencari bibit unggul dari persilangan antara induk jantan dan betina. Blogiztic akan membahas tentang cara pemijahan ikan cupang.
Sebenarnya untuk pemijahan ikan cupang sudah dibahas pada budidaya ikan cupang yang pernah Blogiztic postingkan, tepatnya pada postingan cara budidaya ikan cupang. Namun sepertinya terlalu singkat dan kurang jelas. Pada kesempatan kali ini akan diperjelas tentang cara mudah memijahkan ikan cupang.
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum memijahkan ikan cupang dan sekaligus diteruskan oleh cara-cara pemijahan ikan cupang.
- Siapkan pasangan yang akan dikawinkan dan siapkan 1 pasang lagi sebagai pasangan cadangan apabila tidak berjodoh.
- Beri makan pasangan tersebut 2 kali sehari dengan pakan hidup atau beku seperti jentik nyamuk/cuk, kutu air, atau blood worm. Hindari pemberian cacing rambut pada ikan betina khususnya yang akan dipijahkan, karena berdasarkan pengalaman seringkali menyebabkan ikan betina sulit bertelur.
- Tempatkan jantan dan betina dalam wadah yang berdampingan atau masukkan betina kedalam botol kemudian masukkan ketempat jantan bersama botol tersebut agar mereka dapat saling melihat. Biarkan mereka diisolasi selama lebih kurang 3 hari.
Persiapan Wadah Pemijahan
- Anda dapat menggunakan wadah berupa aquarium, gentong atau ember/baskom plastik sebagai tempat pemijahan. Jangan gunakan tempat yang terlalu lebar.
- Isi dengan air yang telah diendapkan dengan kedalaman antara 10 s/d 15 Cm. (4 s/d 5 inches). Ini dimaksudkan agar suhu air didasar tidak terlalu dingin, memudahkan si jantan merawat telur dan burayak yang jatuh dari busa. Suhu yang dibutuhkan antara 21 hingga 31 derajad Celcius, untuk pemijahan idealnya adalah 25 derajad Celcius.
- Siapkan media pijah (substrat) bisa berupa tanaman air seperti Java Moss, daun ketapang kering, potongan styrofoam atau serabut rafia atau lembaran plastik bening tempat si jantan membuat busa/sarang untuk meletakkan telur. Biasanya sering menggunakan plastik bening dengan pertimbangan karena bisa memonitor telur dengan melihat dari bagian atas, tidak membusuk, tidak tenggelam dan relatif lebih bersih. Ukuran plastik cukup 10×15 cm atau 10×10 cm saja.
Penjodohan dan Pemijahan
Pada indukan jantan yang matang warna siripnya terlihat lebih cerah dan pada induk betina perutnya terlihat membuncit dan secara transparan kita dapat melihat telur pada saluran pengeluarannya.- Masukkan jantan terlebih dahulu ke wadah pemijahan yang telah disiapkan dan biarkan selama 1 hari agar si jantan merasa nyaman ditempat baru tersebut, bisa dibilang sebagai proses adaptasi.
- Masukkan betina dalam botol secara perlahan kedalam wadah pemijahan. Ini dimaksudkan agar si betina tidak mengganggu jantannya membangun sarang dan agar mereka saling memandang dan melihat apakah mereka “berjodoh” satu dengan yang lainnya.
- Dalam tempo antara 2 hingga 8 jam si jantan akan membangun busa pada substrat yang akan digunakan sebagai tempat bercumbu dan bulan madunya. Sarang dibuat oleh si jantan dengan cara mengambil gelembung udara dari permukaan dan melepaskannya dibawah permukaan daun atau tanaman air yang mengapung dipermukaan air. Apabila betina tertarik dengan si jantan dan siap untuk dikawinkan dapat dilihat pada tanda berbentuk vertikal melintang di tubuhnya dengan warna gelap. Tapi jangan terburu-buru untuk mencampur keduanya, biarkan pada tempatnya masing-masing selama 1 hingga 2 hari.
- Lepaskan betina pada sore keesokan harinya.
- Si jantan akan segera mendekati dan merayu si betina sambil mengembangkan sirip-siripnya seperti layaknya hendak bertarung. Ini merupakan hal yang lumrah dan merupakan naluri mereka untuk menunjukkan bahwa mereka sangat kuat dan akan menghasilkan anak-anak yang juga kuat agar dapat survive di alam bebas.
- Pada saat pemijahan tubuh si jantan akan melilit dan menyelubungi tubuh induk betina membentuk huruf “U” dengan ventral saling berdekatan sampai betina mengeluarkan telur yang segera dibuahi oleh sperma si jantan. Telur-telur tersebut akan berjatuhan ke dasar dan segera diambil si jantan dengan mulutnya untuk diletakkan di sarang busa. Proses pemijahan ini bisa berlangsung selama berjam-jam dan dengan proses yang berulang-ulang, dan merupakan ritual yang sangat menarik untuk dilihat.
- Aktifitas pemijahan berakhir dengan tanda-tanda si jantan mengusir betina agar menjauh dari sarang busa.
- Setelah aktifitas pemijahan selesai, segera angkat induk betina dan letakkan di aquarium pengobatan dengan diberikan metylene blue/pomate untuk pengobatan luka-luka akibat pemijahan, dan dapat dikawinkan lagi setelah 3-4 minggu. Selanjutnya tugas menjaga telur dan merawat bayi diambil alih oleh si jantan.
- Apabila selama 3 hari si jantan tidak membuat sarang busa atau si betina tidak mau bertelur segera angkat dan gantikan dengan pasangan cadangan.
- Ulangi proses di atas dengan pasangan pengganti/cadangan.
- Telur-telur yang subur akan menetas setelah 24 jam pada suhu berkisar 25 derajat Celcius. Dan 2 hari kemudian akan terlihat burayak seukuran jarum dengan warna kehitaman.
- Bila burayak telah dapat berenang bebas indukan jantan dapat segera diangkat dan tempatkan pada aquarium pengobatan/karantina. Setelah 7 hari indukan jantan telah siap untuk dikawinkan lagi. Perlu dicatat bahwa cupang tidak akan pernah mau kawin dengan pasangan yang bukan pilihannya, jadi anda tidak bisa memaksa mereka untuk kawin seperti “Siti Nurbaya”.
Pembesaran Anakan Ikan Cupang
Burayak sampai umur 2-3 hari tidak perlu diberi makan karena adanya cadangan kuning telur (egg yolk) dalam tubuhnya. Pembesaran burayak tidak sesulit seperti yang kita bayangkan asal kita mengetahui tahap-tahapnya, dan itu merupakan tantangan tersendiri bagi para breeder pengembangbiak.- Dengan meletakkan tanaman air pada wadah pemijahan berguna dalam menyumbangkan sedikit infusoria secara alami buat burayak.
- Setelah burayak dapat berenang bebas secara otomatis dan naluri alamiahnya akan berburu untuk makan, dan secara naluri pula mereka dengan atraktif akan menyerang sesuatu yang bergerak.
- Pada saat burayak berumur 3-4 hari dapat diberikan vinegar eels (belut cuka), gerakannya disukai serta menarik minat burayak dan bentuknya yang sangat kecil cukup pas untuk burayak memakannya. Anda dapat juga memberi makan burayak dengan infusoria, rotifera atau micro worms (cacing sutra).
- Setelah burayak berumur 1 minggu dapat diberikan pakan kutu air saring atau BBS (Baby Brine Shrimp)/Artemia yang telah dikultur.
- Pemberian kutu air dan Artemia bisa dilanjutkan hingga burayak berumur 3 minggu, dan dapat juga dicampur/divariasi dengan cacing tubifex sp., chironomus sp., ataupun vinegar eels karena pertumbuhan burayak sering kali tidak sama.
- Pada umur 5 minggu burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ketempat yang lebih besar ataupun kolam. Pada saat ini porsi pemberian pakan lebih banyak dan dilakukan penggantian air secara kontinyu.
- Pada usia 4 hingga 6 minggu burayak mulai terbentuk organ labirinnya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas (mengambil oksigen langsung dari udara).
- Setelah lewat umur 6 minggu pemberian diet makanan mulai variatif, jentik nyamuk (cuk), kutu air dan bloodworm.
- Lakukan penggantian air sebanyak 30% dengan cara siphon atau membuka drain/valvenya, sekaligus membersihkan kotoran dan sisa pakan yang ada didasar. Kemudian tambahkan air baru yang telah diendapkan secara lembut/perlahan. Sejak usia 4 minggu naluri bertarung sudah mulai tampak dan penggantian atau penambahan air baru/bersih akan merangsang aktivitas hormonal ikan yang mengarah kepada agresivitasnya. Untuk meminimalisir pertarungan, gunakan tempat atau space yang lebih besar atau dapat juga meletakkan tanaman air hidrilla atau dapat juga menggunakan serabut rafia untuk menghindari pertemuan langsung yang berakibat timbulnya pertarungan.
- Umur 7 hingga 8 minggu mulai dapat disortir jantan atau betina.
- Umur 10 hingga 12 minggu dapat disortir berdasarkan grade A, B, atau C. pisahkan mereka karena masing-masing memiliki nilai jual yang berbeda.
- Pilih anakan yang kwalitas baik atau super, dan diletakkan mereka dalam aquarium terpisah (soliter). Gunakan aquarium berukuran minimal 15x15x20 Cm. dan lakukan penggantian air 30% – 50% setiap 3 – 7 hari. Kunci utama dalam perawatan adalah kwalitas air yang baik dan pakan yang baik, karena hal ini berakibat langsung terhadap kesehatan dan pertumbuhan ikan.
*) Dikutip dari berbagai sumber
.
http://www.centralartikel.com/2011/02/cara-pemijahan-mengawinkan-ikan-cupang.html
