Sabtu, 14 Juli 2012

Suka, sayang, atau cinta?

http://anggaarie.blogspot.com/2010/02/suka-sayang-atau-cinta.html
.
Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau menyukai seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku menciummu?"
Saat kau menyayangi seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya,"Bolehkah aku memelukmu?"
Saat kau mencintai seseorang dan berada disisinya maka kau akan menggenggam erat tangannya...

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata "Sudahlah, jgn menangis."
SAYANG adalah saat ia menangis dan kau akan menangis bersamanya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata, "Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama."

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Ia sangat cantik dan menawan."
SAYANG adalah saat kau melihatnya kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata,"Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku.."

Pada saat orang yang kau suka menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau sayang menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau cintai menyakitimu, kau akan berkata,"Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan."

Pada saat kau suka padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau sayang padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau cinta padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...

SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

SUKA adalah hal yang menuntut.
SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
CINTA adalah hal yang memberi dengan rela

Sabtu, 30 Juni 2012

PACAR

ilustrasi #1   Seorang siswi SMA sedang hang-out bersama teman-teman sepermainannya. Tanpa ia sadari, waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam. Ia segera meminta diantarkan pulang oleh pacarnya. Sesampainya di rumah, ia melihat rumah telah dipenuhi dengan bermacam-macam sendal, kereta, mobil, dan suara tangisan. Tanpa berpikir panjang, ia langsung turun dari sepeda motor ninja itu dan langsung berlari masuk ke dalam rumahnya. Ia menangis dan tak percaya ternyata ibunya telah meninggal dunia. Ia berjalan dengan pucat menemui pacarnya dan menceritakan semuanya. Sang pacar hanya mengelus kepalanya dan berkata, "Sudahlah, tak ada gunanya lagi kau tangisi ibumu. Kau hanya membuang tenagamu yang tak bisa membangunkan ibumu kembali. Toh, ia sudah pergi kesisi-Nya dan kini kita hanya bisa berdoa..". Siswi tersebut hanya terdiam. Sejenak ia melipat tangannya dan berdoa, mendoakan ibunya hingga menangis lebih kencang lagi, "Sudahlah. Daripada kau menangis terus, dan wajahmu tampak semakin suram, ayolah, ikut aku, kita akan menghilangkan stressmu dengan berjalan malam ini, sampai kau puas". Ia kemudian membawa siswi tersebut berkeliling kota dan mengajak teman-temannya yang lain untuk bersenang-senang hingga larut malam.
.
ilustrasi #2
   Sepasang kekasih, Ani dan Reza, masih menjalin hubungan sekitar 3 bulan. Tetapi, perilaku Reza semakin lama semakin aneh. Ani sering dicuekin ketika ngomong hanya karena Reza keasyikkan sms-an. Suatu hari, mereka berjalan-jalan sekedar menikmati indahnya sore hari di pinggir pantai. Ani berjalan pelan dan merasakan lembutnya pasir pantai, sedangkan Reza sibuk dengan handphonenya. Ani merasa diduakan dengan orang yang sedang menjadi teman sms-an Reza. Semakin lama, langkah Ani semakin cepat dan ia lebih sering mengantuk-antukkan kakinya di atas pasir putih tersebut. Ani berhenti dan berkata, "Za, kamu bisa nggak berhenti ngetik-ngetik. Daritadi aku liatin, kamu sibuk sendiri aja, nggak jelas. Yang pacar kamu, aku atau HP kamu sih?". Reza hanya mengeryit dan dengan simplenya ia berkata, "Ya udah sorry, kamu mau bilang apa?", Ani diam, dan menggigit-gigit bibirnya, "Za, kamu udah terlalu sering giniin aku, dan sekarang kamu tinggal bilang sorry, gampang banget lo!". Reza menatap Ani dengan penuh harap ia akan berhenti mengoceh dan melanjutkan jalan sore ini, "Za, mungkin udah saatnya kita putus. 3 bulan masa suramku bersamamu, membuat aku semakin stress dan tidak berguna". Reza berusaha menarik dan menyakinkan Ani. Tetapi semuanya sia-sia. Dia pergi dan pulang dengan marah sambil menangis kecil. Dia berdoa kepada Tuhan agar dikuatkan menjalani hidup lebih baru lagi tanpa Reza.
.
Mungkin, ilustrasi pertama membuat kau merasa, seandainya aku punya pacar seperti dia, yang masih dekat dengan Tuhan sehingga mau menyuruhmu untuk berdoa dan yang pengertian berniat untuk menghilangkan kesedihanmu. Tetapi, pikirkan kembali apa yang telah ia lakukan kepadamu. Dengan kata lain, ia hanya ingin mengelabuimu dengan cara halus. Ia bukan pengertian kepadamu, dengan mengelus kepalamu dan menyuruhmu untuk berdoa kepada Tuhan, tetapi hanya ingin menarik hatimu agar mau mengikutnya mengelilingi dunia malam yang ia jalani.
.
Untuk ilustrasi kedua, kau mugkin sudah sering mendengar kisah-kisah seperti ini. Mungkin, kau akan merasa romantis ketika pacarmu mengajakmu berjalan dan menikmati indahnya sore hari di tepi pantai. Tetapi, coba perhatikan gerak-gerik pacarmu yang akan membuatmu jengkel tak karuan. Mungkin, ini terasa kekanak-anakan jika alasan diputuskan hanya karena dicuekin. Tapi jangan anggap ini sepele. Lebih condong bersms-an dibandingkan memerhatikan pacar adalah hal yang perlu dicurigai dan jangan takut untuk memutuskannya.
.
 

Minggu, 27 Mei 2012

HIKAYAT ABU NAWAS DAN LELAKI KIKIR

Di suatu masa hidup seorang laki-laki yang punya sifat kikir (pelit). Ia mempunyai sebuah rumah yang cukup besar.didalam rumah itu dia tinggal bersama seorang istri dan 3 orang anaknya yang masih kecil-kecil. Laki-laki ini merasa rumahnya sudah sangat sempit dengan keberadaannya dan keluarganya. Namun, untuk memperluas rumahnya, sang lelaki merasa sayang untuk mengeluarkan uang.ia putar otak bagaimana caranya agar ia bisa memperluas rumahnya tanpa mengeluarkan banyak. Akhirnya, ia mendatangi Abu Nawas, seorang cerdik dikampungnya. Pergilah ia menuju rumah Abu Nawas.

Si lelaki : "Salam hai Abu Nawas,semoga engkau selamat sejahtera."

Abu Nawas : "Salam juga untukmu hai orang asing, ada apa gerangan kamu mendatangi kediamanku yang reot ini ?"

Si lelaki lalu menceritakan masalah yang ia hadapi. Abu Nawas mendengar dengan seksama. Setelah Si lelaki selesai bercerita, Abu Nawas tampak tepekur sesaat, tersenyum, lalu ia berkata :

"Hai fulan, jika kamu menghendaki kediaman yang lebih luas, belilah sepasang ayam, jantan dan betina, lalu buatkan kandang didalam rumahmu. 3 hari lagi kau lapor padaku bagaimana keadaan rumahmu."

Si lelaki bingung, apa hubungannya ayam dengan luas rumah, tapi ia tak membantah. Sepulang dari rumah Abu Nawas, ia membeli sepasang ayam, lalu membuatkan kandang untuk ayamnya didalam rumah.

3 hari kemudian, ia kembali kekediaman Abu Nawas, dengan wajah berkerut.

Abu Nawas : "Bagaimana fulan, sudah bertambah luaskah kediamanmu?"

Si lelaki : "boro boro ya abu, apa kamu yakin idemu ini tidak salah? rumahku tambah kacau dengan adanya kedua ekor ayam itu. Mereka membuat keributan dan kotorannya berbau tak sedap."

Abu Nawas : "( sambil tersenyum ) kalau begitu tambahkan sepasang bebek dan buatkan kandang didalam rumahmu, lalu kembali 3 hari lagi."

Si lelaki terperanjat. Kemarin ayam sekarang bebek, memangnya rumahnya peternakan? atau si cerdik Abu Nawas ini sedang kumat jahilnya? namun seperti pertama kali, ia tak berani membantah, karena ingat reputasi Abu Nawas yang selalu berhasil memecahkan berbagai masalah. Pergilah ia ke pasar, dibelinya sepasang bebek, lalu dibuatkannya kandang didalam rumahnya. Setelah 3 hari ia kembali menemuai Abu Nawas.

Abu Nawas : "bagaimana fulan, kediamanmu sedah mulai terasa luas atau belum ?"

Si lelaki : "aduh abu, ampun, jangan kau menegerjai aku.saat ini adalah saat paling parah selama aku tinggal dirumah itu.rumahku sekarang sangat mirip pasar unggas, sempit, padat, dan baunya bukan main."

Abu Nawas : "waah, bagus kalau begitu.tambahkan seekor kambing lagi.buatkan ia kandang didalam rumahmu juga.lalu kembali kesini 3 hari lagi."

Si lelaki : "apa kau sudah gila abu ? kemarin ayam, bebek dan sekarang kambing.apa tidak ada cara lain yang lebih normal?"

Abu Nawas : "lakukan saja, jangan membantah."

Lelaki itu tertunduk lesu, bagaimanapun juga yang memberi ide adalah Abu Nawas, si cerdik pandai yang tersohor. Maka dengan pasrah pergilah ia ke pasar dan membeli seekor kambing, lalu ia membuatkan kandang didalam rumahnya.

3 hari kemudian dia kembali menemui Abu Nawas

Abu Nawas : "bagaimana fulan ? sudah membesarkah kediamanmu ?"

Si lelaki : "rumahku sekarang benar2 sudah jadi neraka. Istriku mengomel sepanjang hari, anak-anak menangis, semua hewan2 berkotek dan mengembik, bau, panas, sumpek, betul-betul parah ya abu. tolong aku abu, jangan suruh aku beli sapi dan mengandangkannya dirumahku, aku tak sanggup ya abu."

Abu Nawas : "baiklah, kalau begitu, pulanglah kamu, lalu juallah kambingmu kepasar, besok kau kembali untuk menceritakan keadaan rumahmu."

Si lelaki pulang sambil bertanya-tanya dalam hatinya, kemarin disuruh beli, sekarang disuruh jual, apa maunya si Abu Nawas. Namun, ia tetap menjual kambingnya kepasar. Keesokan harinya ia kembali kerumah Abu Nawas.

Abu Nawas : "bagaimana kondisi rumahmu hari ini ?"

Si lelaki :"yah,lumayan lah abu, paling tidak bau dari kambing dan suara embikannya yang berisik sudah tak kudengar lagi."

Abu Nawas : "kalau begitu juallah bebek-bebekmu hari ini, besok kau kembali kemari"

Si lelaki pulang kerumahnya dan menjual bebek-bebeknya kepasar. Esok harinya ia kembali kerumah Abu Nawas

Abu Nawas : "jadi,bagaimana kondisi rumahmu hari ini?"

Si lelaki : "syukurlah abu, dengan perginya bebek-bebek itu, rumahku jadi jauh lebih tenang dan tidak terlalu sumpek dan bau lagi. Anak-anakku juga sudah mulai berhenti menangis."

Abu Nawas.bagus."kini juallah ayam-ayammu kepasar dan kembali besok "

Si lelaki pulang dan menjual ayam-ayamnya kepasar. Keesokan harinya ia kembali dengan wajah yang berseri-seri kerumah Abu Nawas

Abu Nawas : "kulihat wajahmu cerah hai fulan, bagaimana kondisi rumahmu saat ini?"

Si lelaki :"alhamdulillah ya abu, sekarang rasanya rumahku sangat lega karena ayam dan kandangnya sudah tidak ada. Kini istriku sudah tidak marah-marah lagi, anak-anakku juga sudah tidak rewel."

Abu Nawas : "(sambil tersenyum) nah nah, kau lihat kan, sekarang rumahmu sudah menjadi luas padahal kau tidak menambah bangunan apapun atau memperluas tanah banguanmu.sesungguhnya rumahmu itu cukup luas, hanya hatimu sempit sehingga kau tak melihat betapa luasnya rumahmu. Mulai sekarang kau harus lebih banyak bersyukur karena masih banyak orang yang rumahnya lebih sempit darimu. Sekarang pulanglah kamu, dan atur rumah tanggamu, dan banyak-banyaklah bersyukur atas apa yang dirizkikan tuhan padamu, dan jangan banyak mengeluh."

Si lelaki pun termenung sadar atas segala kekeliruannya, ia terpana akan kecendikiaan sang tokoh dan mengucap terima kasih pada Abu Nawas...

Selasa, 17 April 2012

TENTANGKU


                Apakah kau menyangka ini tentang perjalanan hidupku? Atau kisah sekolah, rumah, percintaan, persahabatan, atau kisah-kisah remaja yang hangat ditelingamu? Bukan. Ini hanya sekedar curahan hati yang kuharap menjadi pelajaran berharga bagi dikau para pembaca……
Aku bukan tipe orang yang bisa melapkan amarah dan tangisan di depan orang lain. Setiap kali aku berbuat salah, aku akan terdiam dan seluruh organ tubuhku seakan membatu. Mulutku takkan bergerak cepat dan spontan seperti yang orang lain lakukan dengan mengatakan “maaf”. Bodohnya aku, sampai banyak orang akan tersakiti dengan kebiasaanku ini. Pada dasarnya, jika aku melakukan kesalahan, aku akan meminta maaf bukan melalui perkataan tetapi melalui lakuanku. Aku akan melakukan apapun pada saat itu juga agar ia mau memaafkanku dan tetap dalam konteks kewajaran.Aku juga sering mengganggap diriku ini aneh karena selalu berperilaku yang sepenuhnya bukan diriku. Aku sering tertawa, berlari, tersenyum, lasak, dan apapun yang orang tau. Aku senang memiliki sifat yang tidak terlalu kaku dan monoton dibandingkan orang lain. Tapi, tak banyak orang yang mengerti apa yang ada di dalam hatiku ini. Terkadang, semua sifat yang kumiliki tadi hanya menjadi kulit luarku saja. Aku sering memotivasi orang lain, tapi aku tak bias membangkitkan diriku sendiri dari keterpurukan sekalipun. Aku dapat mengerti orang lain, tapi aku sulit mengenali apa yang kubutuhkan untuk diriku sendiri. Aku selalu berusaha jujur dan tak ingin berlaku salah. Aku kira, semua manusia memiliki keinginan yang sama seperti diriku ini. Ku aplikasikan ini ketika aku SMP, seperti tidak bertanya pada saat ujian atau aku tak berani melihat contekan. Tapi dunia ini selau bentangkan beribu jalan kepada ku agar aku dapat leluasa melakukannya. Aku memang tidak mencontek saat ujian tapi aku selalu dicobai dengan memberikan jawabanku kepada temanku. Sehingga dunia menawarkan aku dengan tangan terbuka untuk membayar kebaikanku dengan bertanya kepadanya. Kebaikan?? Butuh 7 x pikir panjang sebenarnya menyatakan yang kulakukan barusan adalah sebuah kebaikan. Sampai saat ini, ku rata-ratakan aku berhasil menyoretkan jawabanku dikertas perangku itu dengan pemikiranku sendiri. Tapi, aku juga manusia biasa yang menginginkan sebuah nilai baik paling tidak mencukupi. Aku iri dengan hasil oirang lain yang bagus bahkan bukan dengan otaknya sendiri. Kondisi inilah yang terkadang membuatku bingung atas pilihanku untuk tetap bertahan jujur. Sampaiaku berpikir, “Jujur atau sok jujur”. Aku ingin membuka mulutku dan mengikuti jejak teman-temanku yang mulai berbisik seperti suara lebah yang memenuhi otakku.
Dulu aku punya teman yang mau menemaniku walaupun aku dalam keadaan mendung. Dia akan dating dan memelukku. Lalu dia akanmemotivasiku dan kembali membangkitkanku dengan mengajakku kembali focus belajar. Tapi, dia mengajakku sesuai kehendaknya, entah kemana, dan untuk apa yang terkadang membuat aku kesal dan menyesali kedekatanku kepadanya. Tapi apa?? Aku tak pernah sekalipun membantah ajakannya. Benar-benar tak punya pendirian dalam memilih. Dunia sering sekali menyempitkan aku dengan menjejerkan banyak pilihan. Berbagai rasa, wujud, warna, dan aku selalu bingung memilihnya. Membuat aku selalu tercekat didalam tawaran-tawaran itu. Dunia memang memberikan hal positif kepadaku. Tapi dilain waktu, mereka ingin memberikan hal negative kepadaku.
Saat SMP, gayaku sangat berbeda dengan diriku yang saat ini. Gelang tali gelap yang berjejer mengelilingi pergelangan tanganku, kalung yang bertali-tali hitam bermatakan lingkaran dengan corak yang tak bermakna, tas sandang yang selalu kusilangkan ditubuhku, celana jeans panjang, topi, jacket abu-abu, sandal bertaliku,dan rambut yang berikat 1.Bahkan sampai saat ini aku masih mengingat betul diriku yang dulu. Jika dipikir-pikir, kini hidupku sudah berubah ±180 dari yang sebelumnya. Memakai baju kemeja, memasukkannya kedalam celana, memaki tali pinggang dengan rapi, memakai sandal bertali, celana longgar, dan aku telah meninggalkan sebagian dari garis hidupku.
Terkadang aku berpikir, bahwa sifatku yang sulit menolak apa yang orang minta kepadaku, menjadi sebab-akibat pertemananku dengan mereka. Mereka seakan memiliki maksud tertentu dengan mendekatiku. Hah, pemikiran macam apa yang kumiliki ini?? Kata ”tidak” seakan menjadi musuh bebuyutanku sejak aku bersekolah. Mengikuti apa yang temanku lakukan. Dan penyesalan akan dating terlambat. Aku tak suka keluar rumah karena aku sudah terbentuk dalam keluarga ini sebagai anak rumahan. Lama tak dibelikan HP membuat teman-teman mendesakkau untuk memiliki alat elektronik yang memacu dosa tak terdefenisi itu. Aku baru mendapatkannya ketika aku sudah memilih sekolah SMAku dan itu sudah berada pan puncak masa-masa SMPku disaatorang lain telah menjangkau dunia yang sangat luas dibandingkan aku. Berita buruknya kalau mengenai pemakaiannya, aku masuk ke Asrama Yayasan Soposurung Balige yang tidak memperkenankan siswa/I nya untuk membawa HP tersebut. Terhitung, tak bulat 1 tahun pun aku memakainyasetelah pembelian HP tersebut. Aku juga tidak tau mengendarai sepeda motor hingga saat ini. Membuat aku seakan menjadi manusia terkuno di tengah bumi yang bulat lonjong ini. Aku selalu menumpang dengan sepeda motor orang lain. Ketika itu aku sudah dikelas 3 SMP dan mereka mengajakku pergi sepulang acara kebaktian malam sabtu. Sesaat aku terdiam dan seakan tak punya pilihan lain dan menjawab dengan kata “ya”. Pada saat itu mereka membawaku melayang menjelajahi gelapnya malam yang diterangi dengan lampu jalanan. Tanpa ku sadari, aku telah menjadi seorang anak bayi yang dibonceng olah orang tua semuku yang hanya bias tertawa menikmati suasana. Mereka seolah-olah melindungiku diatas sepeda motor itu dengan tak membiarkanku pergi membawa sepeda motor itu.
Aku merupakan orang yang mencintai keluargaku karena ternyata merekalah yang menjadi sahabat setiaku didunia ini. Mereka menemaniku makan, belajar, mereka mengajarkan aku yang kini menjadi tempat pelampiasanku ketika aku sedih ataupun senang. Setiap ku petik senar-senar yang berbaris sambil duduk memeluknya diatas pangkuanku, seakan pikiranku sedang menari-nari diatas putaran roda dunia yang membuat aku tenang bersamanya. Aku menyayangi ketiga adik laki-lakiku dan kedua orang tuaku karena mereka membangun dan membentuk imanku. Aku menyayangi dan mencintai sepenuhnya mereka dan tak ingin berpisah dengannya. Walaupun aku sedikit menyebalkan tapi rumahku cukup terbantu dengan keberadaanku. Membereskan rumah, menyuap adekku, membantu di dapur, membantu bertukang, bertanam, bercangkul, dan memaku, menjadi keharusanku dalam membantu orang-orang dirumahku ini. Pada akhirnya aku mengetahui bahwa ternyata aku sosok kedua bukan yang pertama. Aku sangat merindukan kehadiran kakak atau abang bahkan adik perempuan.
SMA yang kurasakan berbeda dengan SMA yang dirasakan orang lain. Karena aku sangat menikmatinya bukan karenamemiliiki seorang pacar seperti yang dirasakan oleh orang lain pada umumnya. Merasakan cinta kepada lawan jenis menjadi tolak ukur kebahagiaan hidup masa SMA. Ya, aku memang merasakan cinta itu tapi tidak menggunakan standard remaja lainnya. Aku merasakan cinta kasih ditempatku yang baru ini. Aku memiliki kakak yang paling kukasihi dan puluhan lainnya yang ada disekitarku. Aku memiliki abang yang menaungiku dan puluhan lainnya di lingkunganku. Aku memiliki saudara perempuan yang sangat aku kasihi karena aku merasa memiliki sosok keluarga terdekat setelah aku jauhdari rumahku. Aku memilki sahabat-sahabat yang sangat ku kasihi keberadaannya dan mengasihiku apa adanya walaupun aku tau aka nada rasa benci, iri, bosan, marah, dan sebagainya yang harus siap sedia ku terima kenyataannya. Aku merasa sedikit bahagia dan merasa penuh ketika kekosongan hatiku telah dipenuhi tawa dan hiburan dari sahabat yang kini kumiliki. Yang hidup bersama dan seiringan di dalam 1 ruang yang menyatukan satu sama lain. Satu angkatan, kumiliki, kugenggam, dan tak kulepaskan sampai kapanpun.
Aku merasa bersyukur atas hidup yang Tuhan berikan kepadaku. Ap yang telah kudapat dan kurasakan benar-benar rencana terindah yang kumiliki. Dia menempatkan aku dalm keluarga ini.Dia memberikan aku kekuatan setiap kali aku tersandung dan terjatuh. Dia seakan hadir menemaniku saat sendirian, bimbang, stress, dan hancur. Dia benar-benar menjadi tempat sandaran terbaikku walaupun aku berada dikamar kosong tak berarti ini. Diasiap membukakan tangan-Nya ketika aku dan semua umat manusia meminta pertolongan-Nya. Banyak yang telah Ia lakukan kepadaku hingga aku tak bias menuliskan dan mendaftarkan apa yang telah kulewati bersama-Nya. Aku selalu menaikkan pujian kepada-Nya dan melepaskan doa dan keinginanku kepada-Nya. Aku sangat ingin bertemudengan-Nya, memeluk, dan tertawa bersama-nya. Merasakan kesegaran jiwa dan abadi karena aku benar-benar berbahagia hidup didalam naungan-Nya.
Semua orang memiliki masalahnya yang berbeda. Dan dosa takkan pernah pergi dari hidup kita sejauh apapun engkau pergi melangkah menelusuri dunia ini hingga ke pelosok sekalipun. Aku telah menyadari bahwa kelemahanku terbentukoleh diriku sendiri. Tanpa kau sangka-sangka semua akan terungkapdan berubah seiring berjalannya waktu bersamamu. Kau akan merasakan yang manis melebihi madu bahkan dari sarangnya dan pahitnya hidup melebihi daun papaya bahkan yang telah engkau kunyah sambil membayangkan bahagianya mendapat nilai 100. Kau akan merasakan yang lebih pedas dari cabe rawit yang kau beli dipasar ataupun kau petik secara langsung. Kau akan merasakan yang lebih segar daripada jus tomat campur wortel yang dihidangkan bersama pecahan es yang kau teguk di pagi hari.
Kau mungkin bias menangis keras didepan orang lain. Kau bias marah meledak-ledak didepan orang banyak dank au bias tertawa sangat keras ditengah orang-orang. Dan aku hanya bias melakukan 1 terakhir dari yang kusebutkan. Jangan pernah pikirkan orang lain akan menemanimu setiap saat kau berjalan diatas aspal bebatuan ini ataupun rumput yang berembun ini. Karena dunia ini penuh dengan misteri yang tak dapat kau lihat kedatangannya  seakan tertutupi dengan besarnya pegunungan. Tapi, jadilah sosok yang siap menemani orang lain dimanapun engkau berada agar engkau memilki pengalaman-pengalaman yang menjadi garam berguna bagi hidupmu. Berdirilah di atas telapak kakimu sendiri agar kau mengerti cara kau bertahan menopang dirimu dari kerasnya cobaan dan tuntutan dunia serta mengerti bagaimana caramu berusaha menerobos badai dan dosayang akan menjangkaumu.
Ku akhiri tulisan panjangku ini diatas kertasini dengan goresan penaku ini ditemani turunnya hujan yang kini telah berhenti diluar sana. Di dalam kamar ini, dimana cahaya masuk melalui jendela bejerjak ini. Bersama bayangan gelap disisi kiri kananku, duduk berselimutkan kain berbulu merah ini, dan bersandar di dinding bisu berwarna putih ini. Kutuliskan dengan penuh arti dan kuungkapisi hatiku, semua, diatas ranjang ini…..


By: Esra Natalia Tambunan
       X-2_XXII gen_Berakhir Tanpa jejak Fcn’ers  
       >.^                                                           

Esra_Hanya dekat KasihMu Bapa

Sabtu, 31 Maret 2012

MATI KAMUS

LAPORAN ANALISIS NAK STRAITER

JUDUL: ORANG GILA
Awaasss...ada org gila!!!
ato
Jangan liat2, nanti kw dikejar!!
.
TUJUAN: Hadoohhh....basi amat deh, ngedenger yg kyk begituan. Tau gak, sbener'a org gila itu patut menjadi pedoman bgi qt org2 yg kgk pny tujuan yg pzti dlm idup ne... MENGAPA?????
.
TEMA: Seorang manusia memiliki akal dan pikiran untuk melakukan kehidupan secara normal dan wajar, layaknya manusia biasa pda umumnya yg qt temui di sekitar qt (ribet x klimat'a..>.^). Tetapi, kdang manusia tdk bisa mengontrol emosi, amarah, dan kesedihan yg ia miliki pd saat itu. Sehingga orang tersebut akan mengalami gangguan saraf dan menyebabkan gangguan kejiwaan atau yang sering kita sebut dengan "ORANG GILA".
.
SUBTEMA: Namun kalau dipikir2, kenapa org gila itu umumnya berumur lama dan terkadang lbih sehat fisik'a dibandingkan qt org2 normal ne....[bagian kalimat yg berhuruf miring ditujukan bgi org2 yg mw dibandingin ama org gila...SEMANGAT]. Padahal kan mereka makan2 yg dari sampah2 gitu....dan malah kebanyakan yg qt liat ntu kgk pake busana alias kgk pke pakaian alias kgk pke baju alias telanjang {halah....capek x ll yg ngomong ne}. Nah, klo gtu ne peer bwt qt2 nak STRAITER bwt menganalisis knp smua ne terjadi.
.
ALAT DAN BAHAN:
1. Mental2. Kamera
.
CARA KERJA:
  1. Cari org gila yg ada di sekitarmu...cari yg pling gokil ea gaya'a...wkwkwwk
  2. Deketin kyk elo ngedeketin gebetan...jiiaahhhh...hahahaha....rusak x
  3. kalo elo dh deket bgt ma tuh org, foto bedua ea...agak mesraan jg gk apa2 koq..:P
  4. Kalo hasil'a dah di cetak, bandingin mna yg lbh cantik ato lbh ganteng
.
PENILAIAN:
  1. Kalo gk mw jawab brarti dya yg pling keren
  2. Kalo jwb'a blang diri lo sndiri, berarti dya yg pling gokil
  3. Kalo jwb yg lain2 brarti dya yg lbh gaya
  4. Dan kalo kgk jwb sma skali brarti dya yg lbh ganteng/cantik
  5. Gak dikerjain dya dpt 4 nilai yg tdi deh
  6. Kgk peduli lo dipertanyakan keberadaan'a
.
Ini hanya cerita fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, cerita, atau tempat, mohon dimaklumi jika anda ingin diakui sebagai orng normal...
>.^

Partner survei:
Ellis Panggabean
Uyun Pane
Naomi Silitonga

Selasa, 27 Maret 2012

-Antara KAU dan DUNIA-

Pernah stress nggak???putus asa atas apa yang kau punya sekarang???

Aku dah pernah ngerasain kyk gtu. Malah bawa bencana ama ku..Gimana gak stress, gra2 rambut yg aneh, q jdi ambil jln keluar tuk gunting rmbut ndiri ampe ludes tu rambut. Gak bakalan kebayang deh, ngegunting rmbut ndiri, ambil emosi, kgk brpengalaman, dan yg pling parah ntu, pke cutter..!!!Aku bukannya mw mamerin pengalaman ini. aku cuma mw nyampein.
.
Dunia ini emang keras. Gak bakalan berhenti ngegenjot kita manusia2 lemah ne bwt ngelakuin dosa. Cara'a pun berbeda2 sesuai keberuntunganmu menerima'a. Kita mungkin bisa emosi. Dan kadang gk bz ketahan. Jadi meletus j gtu sesuka'a. Tapi inget, kita itu manusia. Kita jga pny hak bwt ngungkapin apa yg ada dlm isi hati qt ke dunia gmn pun cra'a. Tapi, kita ini idup brsama jlanin hari2 dgn cobaan yg berbeda2. Mungkin kmu dpt cobaan 2^2, tpi cp tw yg di dpt org laen tu 2^2^2. Kgk ada yg tau kan???Hal yg q lakukan diatas tadi dikarenakan emosi yang sudah memenuhi kepalaku sehingga brusaha untuk memperbaiki keadaan tetapi malah memperburuk suasana.
.
Positif'a kmu mw ngungkapin emosi kmu, kmu bz merasa lbih lega, akhir'a org2 itu tw klo kmu gk suka ma hal itu. Aku,sekarang, gk seheboh dulu koq. Dan kini q jlnin hari2 q yg baru. Tapi, usahakanlah yg kmu lakukan ntu beralasn dn tdk menyangkut kesehatan dan nyawa kmu. Kalo kamu ngungkapin amarah kmu lewat narkoba, itu kgk jelas dan benar2 harus dijauhi. Apalagi kalau sempat kamu berusaha untuk bunuh diri....Ya ampunnn, sadar donx sadar, hdup ne msh bnyk yg perlu kmu jlanin..
.
Pesan q:
Kalau dunia menekanmu dari sisi negativemu sehingga membuat kupingmu merah pertanda malu atau membuat kepalamu panas pertanda marah akan meletus....cepat-cepat lipat tanganmu dan berdoa kepada Tuhan supaya kw diberi kekuatan dan jalan keluar terbaik.
Truz tekan balik dunia dengan menunjukkan kelebihan2mu yg bakalan bwt dunia malu dan tercengang melihat sisi terbaik yang kau miliki..
.
Semangat ya teman bwt jalanin hari2mu
i wish you all the best, today, tomorrow, and as long as you life
>.^
Blue Fire Pointer